Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan, pada perkuliahan jurusan sosiologi juga ada salah stu mata kuliah ini , namun jika untuk mengingat terlalu sulit bisa di ambil intinya saja agar tidak terlalu membebani pikiran otak.
Dalam ilmu budaya dasar berdasarkan pada ilmu sosiologi. Meneliti serta memberi pengalaman kita dalam bersosialisi dengan manusia lain. Karena sejatinya manusia ini tidak dapat hidup sendiri. Budaya adalah cara manusia mengolah kebiasaan yang ada. Karena manusia tinggal ditempat yang berbeda-beda maka pasti akan lahir kebisaan yang berbeda pula tergantung manusia tersebut mengarahkan budaya mereka kehal positif atau negatif.
Dalam kesastraan Ilmu Budaya Dasar adalah merupakan ilmu yang tanpa kita sadari telah sangat melekat dalam kehidupan kita, baik secara individual, dalam keluarga, maupun dalam masyarakat luas. Namun banyak dari kita yang tidak menyadari dan tidak mengerti akan hal itu, sehingga penerapannya dalam kehidupan menjadi sangat kurang. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi bagaimana seseorang bersikap dalam kehidupannya.
dan tanpa kita sadari pula Ilmu Budaya Dasar selalu kita temui dalam kehidupan kita, melalui pergaulan sehari-hari di kampus, dalam masyarakat, dan dalam keluarga. Pentingnya kita menyikapi mengenai Penerapan Budaya Dasar dalam kehidupan sehari-hari akan membuat kita lebih memahami berbagai aturan-aturan atau norma masyarakat agar terciptanya suatu hubungan yang harmonis.
Selasa, 24 Mei 2011
Manusia dan Keindahan
Kita pasti senang melihat suatu keindahan yang terdapat diplanet kita. Misalkan keindahan pegunungan, lautan maupun kota. Tapi, disamping keindahan alam tersebut kita juga dapat merasakan keindahan rohani, seperti saat kita beribadah menghadap Tuhan YME atau juga keindahan cinta yang didapat dari seorang kekasih. Keindahan yang tak ternilai harganya adalah keindahan saat kita bersama, bersatu dengan keluarga kecil kita. Dimana ada seorang Ayah, Ibu, dan saudara sekandung. Bersama bercanda tawa melewati hari yang susah maupun senang, tolong menolong, saling memberikan masukan serta dorongan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Hal tersebut adalah salah dari satu yang pasti manusia butuhkan. Keluarga yang utuh.
Sejatinya keindahan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan
Sejatinya keindahan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan
Manusia dan Penderitaan
Penderitaan merupakan suatu masalah yang ada pada setiap hidup manusia. Penderitaan bisa saja dirasakan setiap manusia di dalam keadaan apapun. Kebanyakan manusia mendapatkan penderitaan karena ulahnya sendiri. Misalkan karena malas mengerjakan atau memecahkan suatu masalah. Penderitaan pasti akan datang disaat terakhir kita dilanda sesuatu. Jika kita ingin menjauhi hal tersebut maka sebaik-baiknya kita menjauhkan diri dari sifat jelek kita agar kelak nanti kita bisa merasakan kepuasan atau kesenangan bukan penderitaan.
Penyebab penderitaan juga macam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita kasihi, musibah seperti bencana alam. Singkatnya ada banyak penyebab penderitaan. Apa pun penyebabnya, penderitaan selalu ada. Ia seperti bayang-bayang yang selalu menyertai hidup. Hanya orang yang sudah meninggal saja yang tidak mengenal dan mengalami penderitaan. Atau mungkin juga orang mati menderita. Kita belum tahu itu, karena kita belum mengalami sendiri.
Penderitaan yang banyak terjadi dewasa ini bukan penderitan kultural, tetapi lebih banyak penderitaan struktural. Ini artinya, penderitaan terjadi karena pelaksanaan kebijakan dari atas yang sangat tidak memihak mereka yang menderita. Pernah ada suatu seminar yang diselenggarakan oleh perusahaan milik negara yang menyatakan selalu merugi. Tetapi kenyataannya para pejabat perusahaan tersebut fasilitasnya tetap mewah; ruang kerjanya, kendaraan dinasnya, rumah dinasnya. Mereka pun selalu bepergian dengan pesawat udara klas VIP meskipun jarak perjalanannya tidak begitu jauh. Bahkan dalam keadaan krisis seperti saat ini pun banyak yang bagi-bagi duit, bahkan berebut jabatan. Piknik bagi-bagi duit dengan alasan studi banding, juga dengan alasan tirtha yatra.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Penyebab penderitaan juga macam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita kasihi, musibah seperti bencana alam. Singkatnya ada banyak penyebab penderitaan. Apa pun penyebabnya, penderitaan selalu ada. Ia seperti bayang-bayang yang selalu menyertai hidup. Hanya orang yang sudah meninggal saja yang tidak mengenal dan mengalami penderitaan. Atau mungkin juga orang mati menderita. Kita belum tahu itu, karena kita belum mengalami sendiri.
Penderitaan yang banyak terjadi dewasa ini bukan penderitan kultural, tetapi lebih banyak penderitaan struktural. Ini artinya, penderitaan terjadi karena pelaksanaan kebijakan dari atas yang sangat tidak memihak mereka yang menderita. Pernah ada suatu seminar yang diselenggarakan oleh perusahaan milik negara yang menyatakan selalu merugi. Tetapi kenyataannya para pejabat perusahaan tersebut fasilitasnya tetap mewah; ruang kerjanya, kendaraan dinasnya, rumah dinasnya. Mereka pun selalu bepergian dengan pesawat udara klas VIP meskipun jarak perjalanannya tidak begitu jauh. Bahkan dalam keadaan krisis seperti saat ini pun banyak yang bagi-bagi duit, bahkan berebut jabatan. Piknik bagi-bagi duit dengan alasan studi banding, juga dengan alasan tirtha yatra.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Jumat, 20 Mei 2011
Manusia dan Keadilan
Menurut wikipedia keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
Hubungannya dengan keadilan adalah setiap manusia yang ada dibumi ini dapat didamaikan dengan keadilan. Sejatinya keadilan itu tidak dapat dibeli, dan jika benar-benar dikeluarkan dari hati nurani manusia, maka kedamaian dunia pasti akan terpelihara.
Hubungannya dengan keadilan adalah setiap manusia yang ada dibumi ini dapat didamaikan dengan keadilan. Sejatinya keadilan itu tidak dapat dibeli, dan jika benar-benar dikeluarkan dari hati nurani manusia, maka kedamaian dunia pasti akan terpelihara.
Manusia dan Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab,maka semuanya akan menjadi kacau.Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.Dengan kita bertanggung jawab,kita akan dipercaya orang lain,selalu tepat melaksanakan sesuatu,mendapatkan hak dengan wajarnya. Seringkali orang tidak melakukan tanggung jawabnya,mungkin di sebabkan oleh hal hal yang membuat orang itu lebih memilih melakukan hal di luar tanggung jawabnya.Sebagai contohnya,seorang pelajar mempunyai tanggung jawab belajar,sekolah,tapi karena ada game/ajakan teman yang tidak baik untuk bolos sekolah,maka seorang anak itu bisa saja melalaikan tanggung jawabnya untuk bermain/bolos sekolah. Jika kita melalaikan tanggung jawab,maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah.Maka itu,tanggung jawab adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan,karena tanggung jawab menyangkut orang lain dan terlebih diri kita.
Manusia dan Pandang Hidup
Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu is menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa anti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menems, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk_yang disebut pandangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasamya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita - cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapdengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia malunur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menems, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk_yang disebut pandangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasamya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita - cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapdengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia malunur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Jadi hubungan manusia dengan pandangan hidup itu adalah bagaimana cara kita mengatur penglihatan tentang masa yang akan datang dan persiapan agar dapat menjalani hidup dengan lebih mudah.
Manusia dan Cinta Kasih
manusia dapat mempunyai arti berbeda bila dibedakan menurut rohani, biologis dan juga kebudayaan. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Individu manusia terbuka terhadap emosi yang besar memengaruhi keputusan serta tingkah laku mereka. Emosi menyenangkan seperti cinta atau sukacita bertentangan dengan emosi tak menyenangkan seperti kebencian, cemburu, iri hati atau sakit hati.
Seksualitas manusia, di samping menjamin reproduksi, mempunyai fungsi sosial penting, membuat ikatan / pertalian dan hirarki di antara individu. Hasrat seksual dialami sebagai sebuah dorongan / keinginan badani, sering disertai dengan emosi kuat positif (seperti cinta atau luapan kegembiraan) dan negatif (seperti kecemburuan / iri hati atau kebencian).
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Sedangkan cinta kasih adalah penuh pengorbanan, penuh pengampunan, penuh penghargaan dan penuh pengabdian pada sesamanya.
Dari kedua objek tersebut dapat dihubungkan bahwa setiap ras manusia memiliki perasaan akan kebutuhan untuk merasakan cinta yang benar-benar asli dari jiwa satu sama lain. Jika tidak ada hal tersebut maka kehidupan manusia akan terasa hampa serta tidak lengkap bahkan dapat menimbulkan frustasi atau kegilaan.
Tapi, sebaliknya jika manusia berhasil dalam suatu hubungan percintaan, maka dia akan mencapai kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
Langganan:
Postingan (Atom)